Selasa, 28 Februari 2012

Kenali otak anda dan maksimalkanlah

Mungkin sebagian besar dari diri kita sudah memahami mengenai otak kiri dan otak kanan. Kita sudah memahami pengaruh otak kiri dan kanan dalam melakukan suatu tindakan.
Baiklah untuk merefresh ingatan kalian saya akan berikan informasi mengenai apa yang dimaksud dengan otak kiri dan kanan. Dan manfaat keduanya bagi diri kita.


Otak besar dibagi menjadi belahan (hemisfer) kiri dan belahan kanan. Masing-masing sisi mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Bagian otak ini merupakan pengendali intelligence quotient (IQ). Daya ingat otak bagian ini juga bersifat jangka pendek.
Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan emotional quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, dan melukis.
Nah itu bahasan mengenai otak kiri dan otak kanan, menurut ANDA, manakah yang lebih DOMINAN di diri anda?? Hanya anda yang mengetahui jawabannya, mungkin yang ingin share mengenai dominasi kedua otak anda, bisa comment di web/blog ini.


Berikut kutipan dr. I Made Indra Waspada dari http://www.hypno-birthing.web.id.
(Mengapa harus digunakan seimbang?
Kedua belahan otak sama pentingnya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini juga cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupan mereka.
Penemuan Ornstein ini memiliki makna khusus karena kebanyakan orangtua beranggapan bahwa anaknya pintar jika mereka pandai berhitung, membaca dan menulis. Anak yang pandai dalam urusan seni dianggap tidak intelek, bodoh, dan tidak ilmiah. Anggapan ini keliru.
Pendidikan di Indonesia seakan-akan lebih menitikberatkan pada fungsi otak kiri. Para siswa dituntut harus pintar dalam ilmu berhitung, membaca dan menulis. Mereka harus mengerjakan tugas-tugas berhitung dan menghapal, bahkan ada yang pada sore harinya harus mengikuti les tambahan pelajaran.
Untuk menyeimbangkan kecenderungan dominasi dari otak kiri, perlu dimasukkan musik, seni, estetika atau hal lain yang berhubungan dengan otak kanan dalam pengalaman belajar dan kehidupan anak. Semua itu menimbulkan emosi positif yang membuat otak lebih efektif. Emosi yang positif mendorong ke arah kekuatan otak, yang mengarah kepada keberhasilan.
Jika tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa aktivitas otak kanan dalam kehidupan anak Anda, dapat mengakibatkan anak stres dan mungkin mengakibatkan gangguan mental dan fisik.
Kreativitas maksimal
Kesimpulan yang dikemukakan oleh Ornstein adalah bahwa kita semua berpotensi untuk menjadi ilmuwan dan seniman hebat. Bila salah satu belahan otak kita kurang berfungsi, itu bukan karena tidak memiliki kemampuan melainkan hanya karena belahan otak itu tidak diberi peluang untuk berkembang.
Jadi, berikanlah buah hati Anda waktu dan kesempatan untuk melakukan hobi dan kegiatan yang disukainya sehingga mereka dapat memanfaatkan kedua belahan otak secara seimbang untuk menghasilkan kemampuan dan kreativitas yang lebih maksimal.




Mengapa harus digunakan seimbang?
Kedua belahan otak sama pentingnya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini juga cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupan mereka.
Penemuan Ornstein ini memiliki makna khusus karena kebanyakan orangtua beranggapan bahwa anaknya pintar jika mereka pandai berhitung, membaca dan menulis. Anak yang pandai dalam urusan seni dianggap tidak intelek, bodoh, dan tidak ilmiah. Aggapan ini keliru.
Pendidikan di Indonesia seakan-akan lebih menitikberatkan pada fungsi otak kiri. Para siswa dituntut harus pintar dalam ilmu berhitung, membaca dan menulis. Mereka harus mengerjakan tugas-tugas berhitung dan menghapal, bahkan ada yang pada sore harinya harus mengikuti les tambahan pelajaran.
Untuk menyeimbangkan kecenderungan dominasi dari otak kiri, perlu dimasukkan musik, seni, estetika atau hal lain yang berhubungan dengan otak kanan dalam pengalaman belajar dan kehidupan anak. Semua itu menimbulkan emosi positif yang membuat otak lebih efektif. Emosi yang positif mendorong ke arah kekuatan otak, yang mengarah kepada keberhasilan.
Jika tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa aktivitas otak kanan dalam kehidupan anak Anda, dapat mengakibatkan anak stres dan mungkin mengakibatkan gangguan mental dan fisik. )
Buat anda yang memang ingin memasimalkan penggunaan kedua belah otak anda, saya berikan tips untuk masing-masing otak kanan dan otak kiri.
Tips melatih otak kanan anda.
1. Selalu bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!”. Kita sudah terbiasa melakukan dengan cara-cara yang sama, kita terbiasa dengan mengikuti kebiasaan orang lain ataupun diri kita. Dengan melakukan cara-cara yang berbeda akan melatih otak anda untuk berkreativitas

2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. Tadi sudah saya jelaskan melakukan dengan cara-cara baru, sehingga merangsang otak anda. Di artikel berikutnya akan saya jelaskan mengapa para pebisnis berpikirnya unik dan berbeda dengan orang biasanya. Mereka tidak hanya bekerja keras tetapi bekerja CERDAS. Nah itu bukti memaksimalkan OTAK KANAN lohh.

3. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!”
Mau contoh???
Misalkan 10= 8+2 atau 10= 4+6 atau 10= 9+1 dan masih banyak lagi.

4. Temukan ide-ide baru untuk setiap kemajuan diri anda, lalu tulislah dan praktekan itu.
Terkadang ide itu datang dengan sendirinya ataupun datang ketika di undang hehe. Ketika ide itu datang maka tulislah untuk mengingatkan anda untuk memulai.

5. JANGAN NGELUH mulu bro and sis
Mengeluh menandakan kita dah mentok nih pikirannya, ibaratkan dah buntu. Tadi sudah saya jelaskan, gunakan ide-ide baru untuk setiap permasalahan anda. Nah intinya Just DO It

6. Memiliki “Cara pandang helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.
Nih ada cerita sedikit untuk anda
Suatu hari ada orang 3 orang buta di kebun binatang ragunan, lalu temannya yang tidak buta menanyakan. “Hayo tebak bentuk Gajah itu seperti apa?”
Lalu sibuta A memegang kaki gajah itu, sedangkan si B memegang gading dan si C memegang telinga di Gajah tersebut.
Si teman yang buta itu bertanya lagi dan mereka menjawab.
Si Buta A :” Gajah itu bentuknya panjang dan besar”
Si Buta B:”Gajah itu keras dan panjang”
Si Buta C” Gajah itu lebar dan tipis”

Nah anda mengerti cerita tersebut??
Lihatlah permasalahan secara keseluruhan atau dari berbagai pandangan, ketika permasalahan kita lihat secara keseluruhan sehingga tools yang akan kita gunakan tepat untuk masalah tersebut. Dan memacu diri kita untuk kreativ dengan tepat atas setiap masalah.

7. Milikilah Hobi
Saya yakin anda punya hobi. Entah menulis, berpantun, bermusik, menari, berenang dan lainnya. Saya memiliki hobi bermain music, saya senang melatih ketrampilan saya bermusik. Karena bermusik menggunakan otak kanan. Ketika anda banyak pikiran luangkan anda menyalurkan hobi anda dengan menuangkan ide-ide baru tersebut seperti membuat lagu baru, membuat gerakan tari yang baru, mendesain rumah, menggambar pemandangan baru dan masih banyak lagi.


Tips melatih otak kiri anda.
Kita telah mengetahui otak kiri yang kiri bersifat logis, sekuensial, linear, dan rasional, sisi ini sangat teratur. Berikut tips dari saya
1. Biasakan mentaati aturan atau pedoman yang anda.
Perhatikan orang-orang yang melanggar lalu lintas atau memasuki jalur busway sembarangan. Orang tersebut menggunakan otak kanannya dengan cara yang salah ( lohhh emang iya yah, hehe)
Dengan mengikuti SOP, aturan yang ada melatih anda berpikir secara liniear dan teratur.
2. Misalkan anda mendapat soal atau tugas sekolah/kuliah, gunakan logika berpikir anda. Anda sambungkan setiap tugas-tugas yang ada pada suatu kesimpulan yang sama untuk semua tugas.
3. Latihlah otak anda untuk mengerjakan soal-soal perhitungan seperti matematika, kalkulus bagi seorang mahasiswa hehe, soal-soal kimia yang menggunakan perhitungan.
4. Latihlan otak anda untuk menghapal seperti rumus-rumus matematika, fisika, kimia dan lainnya.
5. Belajar membuat kesimpulan pada setiap pemberitaan, artikel atau informasi lainnya.

(Untuk artikel selanjutnya saya akan membahas peran otak kanan dalam memulai bisnis)

3 komentar:

X-Top mengatakan...

wew, mantab. nice inpoh..

Adinda Sue mengatakan...

asik juga ada tips nya ^^

GAD mengatakan...

BAgi yang mau tulisannya di posting bisa hubungi FB GAD atau comment disini. Perhatian : Bahwa tulisan anda bukan copas dan akan di seleksi terlebih dahulu. Trims

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons